PAMEKASAN, koranmadura.com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, tidak menemui ratusan massa saat melakukan aksi demo di depan Kantor Pemkab setempat, Jumat, 14 Februari 2020. Meski demikian, mereka ditemui oleh Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e.
Baca: Ratusan Massa Demo Kantor Pemkab Pamekasan, Minta Bupati Tutup KCM
Saat menemui massa aksi, Raja’e didampingi oleh Sekretaris Daerah, Totok Hartono dan Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari serta pihak TNI.
Kepada massa aksi, Raja’e menegaskan bahwa, pihaknya akan memanggil pihak Kota Cenima Mall (KCM) untuk dimintai keterangan dan penjelasan bersama Forum Pemerintah Daerah (Fokopimda) dan DPRD setempat.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan memanggil pihak Cenima Mall untuk dimintai penjelasan di depan forum forkopimda dan juga DPRD di Pamekasan. Sehingga untuk keputusan ini, kami meminta untuk menunggu seperti apa keputusannya, ya,” katanya kepada massa.
Mantan kepala Desa Bujur Barat itu berjanji, pihaknya akan segera melakukan rapat untuk menemukan ketuputusan persoalan tersebut. “Pastinya, secepatnya,” paparnya.
Sementara itu, Panglima LPI Kabupaten Pamekasan, Abd. Aziz menegaskan, pihaknya akan menunggu janji Raja’e untuk menindaklanjuti tuntutan massa yang berdemo saat ini.
“Kita tunggu dulu pulang dengan sabar dan saling memaafkan, sambil menunggu keputusan, kalau umpamanya keputusannya tidak sesuai makan keputusannya ada pada di sampean semua, apa yang perlu dilakukan,” paparnya. (SUDUR/ROS/DIK)