PAMEKASAN, koranmadura.com – Pengembagan destinasi Wisata Mangrove di Desa Lembung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur belum rampung.
Menurut Disparibud setempat, masih ada sejumlah fasilitas yang perlu dibangun, seperti pos loket, tempat parkir, kios dan toilet.
Kepala Disparibud Pamekasan, Achmad Sjaifuddin mengatakan, beberapa fasilitas lain sudah selesai dibangun pada tahun 2019, seperti paving, track masuk Mangrove, gazebo, menara pantos dan landmark.
“Jadi tahun 2020, kita tambahin fasilitas lainnya, seperti pos loket, tempat parkir, kios, toilet dan lainnya,” katanya, Kamis, 06 Februari 2020.
Sjaifuddin, sapaan akrab Achmad Sjaifuddin menambahkan, pembangunan yang menghabiskan miliaran itu memang sengaja dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Jadi secara bertahap kita lakukan, supaya bisa operasional lah,” tambahnya.
Sementara untuk operasi wisata, pihaknya sudah meminta kepada Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di desa itu untuk segera melaunching.
“Sekarang kita sudah minta ke Pokdarwis, Bapak Salman untuk segera koordinasi kapan mau dilaunching untuk operasionalnya karena eman- eman kan sudah dibangun. Kita menunggu hasil musyawarah di tingkat desanya, karena pengelolaan bekerja sama dengan Pokdarwis,” paparnya. (SUDUR/SOE/DIK)