SUMENEP, koranmadura.com – PT. Wira Usaha Sumekar (WUS), jadi satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang mampu menyetorkan pendapatan asli daerah (PAD) sesuai target di tahun 2019.
Tahun lalu, badan usaha yang salah satunya bergerak di bidang jual-beli bahan bakar (SPBU) itu ditarget menyetorkan PAD sebesar Rp 4.719.977.322. Berkat kerja kerasnya target tersebut mampu dicapai.
“Salah satu pendapatan asli daerah itu memang bersumber dari BUMD, salah satunya PT WUS. Alhamdulilah dengan kerja yang maksimal tahun lalu target PAD PT WUS tercapai seratus persen,” kata Kepala Bidang (Kabid) Penagihan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumenep, Suhermanto.
Menurut pria yang akrab disapa Herman ini, angka tersebut merupakan capaian yang cukup besar selama BUMD itu berdiri pada 2004. Dia berharap pencapaian tahun lalu bisa terus ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.
“Selaku wakil dari pemerintah daerah kami menyampaikan banyak terima kasih. Semoga tahun depan bisa ditingkatkan atau minimal dipertahankan. Karena ini merupakan pencapaian luar biasa,” tambah dia.
Sekadar diketahui, secara de jure, PT WUS berdiri pada 2004. Namun secara de facto perusahaan ini baru melaksanakan bidang usahanya pada 2005 dengan membangun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Melalui bidang usaha tersebut dan bidang usahanya yang lain, PT. WUS tidak hanya berperan menyumbang PAD. Namun secara tidak langsung juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat di kabupaten paling timur Pulau Madura. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)