KORANMADURA.com – Masih ingat dengan Angely Emitasari? Kades cantik itu tengah membuat gebrakan di desanya.
Angely merupakan Kades Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Lamongan. Ia membuat pengurusan KTP elektronik, Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak secara massal.
Pengurusan data kependudukan yang berlangsung di Balai Desa Kedungkumpul ini nyaris ricuh. Itu karena ratusan warga berdesakan dan saling dorong berebut nomor urut. Beruntung, aksi saling dorong tak berlangsung lama karena warga bisa ditenangkan.
Menurut Angely, ia sengaja mendatangkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lamongan ke desanya untuk mempermudah pelayanan. Jarak yang jauh dari pusat kota membuat warganya banyak yang tak tertib administrasi kependudukan.
“Kita datangkan Dispendukcapil Lamongan ke Balai Desa Kedungkumpul, mengingat banyak warga yang tidak tertib administrasi kependudukan, karena jauhnya jarak Desa Kedungkumpul dengan kabupaten,” kata Angely di sela-sela melayani warganya, Jumat (7/2/2020).
Saking banyaknya warga yang mengurus data kependudukan, Angely bahkan sempat meminta warganya untuk bersabar dan menunggu antrean. Antrean warga yang didominasi kaum hawa itu pun bisa normal dan tak berebut setelah Angely angkat bicara.
“Ibu-ibu, monggo pinarak riyen. Monggo, monggo pinarak lenggah riyen (Ibu-ibu, mari, silahkan duduk dulu),” kata Angely dalam Bahasa Jawa untuk menenangkan warga melalui pengeras suara.
Salah satu warga Desa Kedungkumpul Juwita Sari mengaku sangat terbantu dengan layanan jemput bola dari Dispendukcapil Lamongan ini. Pasalnya, untuk mengurus surat-surat dokumen kependudukan ke kota jaraknya cukup jauh. Sehingga banyak warga yang enggan untuk mengurusnya.
“Kalau harus ke kota kan jaraknya cukup jauh, lebih dari 50 km untuk ke kota,” kata Juwita. (DETIK.com/ROS/VEM)