BANGKALAN, koranmadura.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mencatat, ada 35 formasi dari 297 yang tidak memenuhi passing grade pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Hal itu menyebabkan 35 formasi tersebut kosong.
Plt. Kepala (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan, Ishak Sudibyo menyampaikan, jumlah formasi yang tidak mencapai passing grade belum mendapat arahan dari pemerintah pusat. Saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan BKN.
“Salah satu formasi yang tidak memenuhi passing grade yaitu guru SD guru kelas di SDN Tlokoh 2 Kokop, Guru Agama Islam di SDN Banyubunih, Guru IPS di SMP 2 Kwanyar, Perekam Medik di RSUD Syarifah Ambami, Guru SD Kokop 2. Kami menunggu dari pemerintah pusat ketentuannya seperti apa,” papar Yoyok sapaan akrabnya, Selasa, 24 Maret 2020.
Selain 35 formasi yang kosong karena tidak memenuhi passing grade, juga tercatat 13 formasi yang tidak ada pelamarnya. “13 formasi yang tidak ada pelamarnya itu juga menunggu dari pusat,” imbuhnya.
Yoyok menjelaskan, ada 570 peserta CPNS di kota salak ini yang lolos SKD. Mereka akan melanjutkan ke tahap selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Sementara jadwal pelaksaan masih menunggu informasi dari Panitia Pelaksana Nasional (Panselnas).
“Tunggu jadwal lebih lanjut, karena ditunda terkendala virus corona itu, dan juga bagi peserta harus update informasi terkait jadwal,” katanya. (MAHMUD/ROS/VEM)