PAMEKASAN, koranmadura.com – Temuan kasus virus corona di Depok Jawa Barat, membuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat mengantisipasi munculnya kasus serupa di wilayahnya. Salah satunya dengan menunjukkan sejumlah rumah sakit untuk menjadi rujukan pasien yang terinfeksi virus tersebut.
Rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan ditunjuk jadi salah satu rumah sakit rujukan penanganan virus corona. Untuk melaksanakan perintah tersebut, dibentuk tim yang bakal menangani pasien terinfeksi virus Covid-19 itu.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Farid Anwar. Menurutnya, setelah mendapat perintah dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, pihaknya langsung melakukan sejumlah persiapan untuk memberikan pelayanan bagi pasien corona, jika nantinya muncul kasus virus asal Wuhan, China itu, menyerang masyarakat di Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan.
“Kami bentuk tim medis yang nantinya menangani bila ada kasus pasien virus corona. Semoga saja tidak sampai muncul kasus itu di Madura,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, kini pihaknya sedang mempersiapkan sarana dan prasarana mulai dari ruang hingga peralatan medisnya, agar bisa menangani pasien terinfeksi virus corona.
“Kami berharap masyarakat tidak panik dengan kasus virus corona. Rumah sakit yang ditunjuk jadi rujukan hanya sekadar antisipasi jika saja kasus itu terjadi,” katanya.
Untuk diketahui, selain RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan, untuk di wilayah Madura, Dinkes Jawa Timur juga menunjuk RSUD Syarifah Ambani Rayo Ebu Bangkalan, menjadi rujukan penanganan pasien yang terinfeksi virus corona. (ALI SYAHRONI/SOE/VEM)