SUMENEP, koranmadura.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A. Busyro Karim menyebut jumlah warga yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) di daerahnya per hari ini, Senin, 30 Maret 2020, sampai pukul 07.00 WIB menurun.
Baca: Semprotkan Cairan Disinfektan ke Rumah-rumah Warga, Forkopimda Sumenep Gunakan Odong-odong
Hal itu disampaikan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep usai melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke rumah-rumah warga dan sepanjang jalan utama di Kecamatan Kota.
“Warga yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) di Sumenep sekarang turun. Kalau kemarin jumlahnya 60, hari ini 46,” ungkap mantan Ketua DPRD Sumenep dua periode itu.
Bupati menjelasakan alasan jumlah ODR di wilayahnya turun, yaitu karena warga yang sudah 14 hari dikategorikan ODR dan tidak ada keluhan apa-apa, tidak lagi disebut sebagai orang dalam pemantauan.
“Kalau sudah 14 hari tidak ada penyakit, berarti orang ini sudah bisa langsung interaksi dengan masyarakat. Jadi tidak lagi masuk kategori ODR,” tambahnya.
Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) atau terkonfirmasi positif Covid-19 sampai sekarang di Sumenep tidak ada. Dia berharap di daerahnya tidak sampai ada warga terjangkit virus yang pertama kali mewabah di Kota Wuhan, China, itu. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)