SUMENEP, koranmadura.com – Sejak diumumkannya dua pasien di Depok positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa hari lalu, di beberapa daerah diinformasikan ada oknum-oknum tertentu yang mencoba “mengambil keuntungan”.
Beberapa oknum dikabarkan “mengambil keuntungan” di tengah kepanikan sebagian masyarakat terhadap wabah Corona dengan cara melambungkan harga masker dan hand sanitizer. Bahkan beberapa ada yang kedapatan menimbun masker.
Untuk mencegah kejadian serupa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, aparat kepolisian setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah apotek di daerahnya, Kamis, 5 Maret 2020.
Sidak kali ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi. Polisi menyisir sejumlah apotek yang ada di seputaran kota. Di antaranya dua apotek yang berlokasi di Jl. KH. Mansyur, yakni Apotek Eka Darma dan Kimia Farma.
Pantauan di lokasi, di Apotek Eka Darma diketahui tidak menjual masker dan hand sanitizer. Menurut apoteker di sana, kedua barang tersebut sudah tidak ada sejak awal Januari.
Sementara di lokasi kedua, di Apotek Kimia Farma, juga sudah tidak menjual masker. Informasinya sudah habis sejak akhir Januari lalu. Sementara untuk hand sanitizer sudah sangat minim. Itu pun sudah ada yang pesan. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)