SUMENEP, koranmadura.com – Menjelang Ramadan, biasanya, mobilitas penduduk Sumenep, Madura, Jawa Timur, baik dari atau ke Jakarta, meningkat dari hari-hari biasanya. Tentu hal ini perlu diantisipasi oleh pihak terkait mengingat situasi Indonesia saat ini sedang “berperang” melawan Covid-19.
Di Indonesia, salah satu daerah yang paling banyak ditemukan pasien positif Covid-19 sejauh ini adalah Jakarta. Sementara di sisi lain, tak sedikit warga Sumenep yang bekerja di Ibu Kota Indonesia itu.
Lalu seperti apa langkah Pemkab Sunenep mengantisipasi kemungkinan adanya peningkatan mobilitas penduduk jelang Ramadan di tengah mewabahnya Covid-19 di Indonesia?
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Agustiono Sulasno mengaku akan terus berupaya maksimal dalam rangka mencegah masuknya Covid-19 ke Sumenep. Di antaranya dengan mendeteksi suhu tubuh setiap penumpang, khususnya dari daerah terpapar Covid-19 sepertu Jakarta.
Kemudian di terminal sendiri disediakan fasilitas cuci tangan. “Kami juga akan memberikan masker dan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan Covid-19 ini,” ujarnya.
Agus juga menyampaikan, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan beberapa pihak terkait. Ketika Ramadan nanti juga akan ada posko. “Intinya tetap kami antisipasi. Tapi harapan kami wabah ini tidak sampai berlangsung lama,” harapnya.
Sekadar diketahui, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Data per Rabu,18 Maret 2020, pukul 12.00 WIB jumlah pasien positif mencapai 227 orang, dengan jumlah kematian 19 dan yang sembuh 11 orang. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)