PAMEKASAN, koranmadura.com – Pelatih Madura United, Rachmad Darmawan mengungkapkan hasil pertandingan Madura United kontra Persiraja Banda Aceh.
Partai yang berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Senin malam, 9 Maret 2020, berakhir imbang 0-0.
Menurut RD, panggilan Racad Darmawan, anak asuhnya tidak seperti saat kontra Barito Putera yang bermain agresif sepanjangan pertandingan. Kontra Persija Banda Aceh, pasukannya bermain dengan tempo lambat dan cenderung mengikuti permainan Persiraja.
“Pada pertandingan ini ada perbedaan mendasar, bermain dengan tempo lambat dan cenderung mengikuti permainan Persiraja, tidak agresif seperti melawan Barito Putera,” kata Rachmad Darmawan, saat press confrence usai pertandingan.
Gaya pemainan Madura United pada babak kedua tidak jauh berbeda dengan babak pertama, sekalipum sudah menurunkan Greg Nwokolo dam Jacob Pepper.
“Babak kedua sudah banyak akselerasi dan peluang yang tercipta, sekalipun tidak jauh berbeda dengan gaya permainan pada babak pertama. Para pemain justru terpengaruh lawan yang menerapkan permainan dengan tempo lambat,” ungkapnya.
RD mengakui Madura United banyak peluang untuk mencetak gol, tapi gagal dimanfaatkam dengan baik.
“Peluang pada babak kedua kita cukup banyak, namun karena pemain kurang fokus dan terburu-buru mengeksekusi, akhirnya banyak peluang sia-sia,” terangnya. (RIDWAN/SOE/DIK)