SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus melakukan langkah-langkah pencegahan supaya wabah Covid-19 tak sampai menyebar di kabupaten paling timur Pulau Madura.
Selain langkah pencegahan, pemerintah setempat juga menyiapkan langkah antisipasi. Salah satunya dengan menyiapkan dua ruangan khusus orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 jika butuh perawatan.
Dua ruangan yang berisi dari 20 bed (tempat tidur pasien) itu disiapkan Pemkab Sumenep di gedung Islamic Center yang berlokasi di Jl. Raya Sumenep-Lenteng, tepatnya di Kecamatan Batuan.
Berkaitan dengan penyaiapan gedung itu, ada beberapa hal lain yang juga perlu pemerintah persiapkan secara matang sebagaimana menjadi harapan petugas medis. Di antaranya ialah Standar Operasional Prosedur (SOP).
“SOP ini sangat penting. Karena wabah ini sudah merupakan pandemi,” ujar salah seorang tenaga medis di Sumenep, dr. Diah Rozah Pratiwi, Kamis, 26 Maret 2020.
Selain SOP, sarana prasarana yang disediakan juga harus standar karena yang akan ditangani tidak main-main, tidak seperti pasien pada umumnya yang dirawat di Puskesmas-Puskesma.
Alat pelindung diri (APD) petugas medis juga harus lengkap dan sesuai standar. Kesehatan petugas medis yang akan ditugaskan di tempat itu, menurut dia, juga harus diskrining betul.
“Sebenarnya kalau kami (tenaga medis) yang di Puskesmas siap (ditugaskan di gedung Islamic Center). Asalkan sarana prasarananya lengkap, sesuai standar,” tambah dokter di Puskesmas Pasongsongan ini.
Sekadar diketahui, sampai sekarang tidak ada pasien yang dirawat di gedung tersebut. Pemerintah sendiri sebenarnya berharap ruangan yang disiapkan itu tidak sampai digunakan, dalam artian tidak ada warga Sumenep terpapar Covid-19 dan harus dirawat di sana. FATHOL ALIF/SOE/VEM