SUMENEP, koranmadura.com – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dony M Siradj dan Kiai Ali Fikri atau dikenal dengan duet ‘Doa’ mendatangi Kantor DPD NasDem Sumenep, Selasa, 31 Maret 2020.
“Kunjungan kami ini sebatas diskusi soal pembangunan Sumenep ke depan. Menyamakan persepsi antara Doa dan arah politik NasDem,” kata KH. Ali Fikri.
Menurutnya, pertemuan terbatas dengan pengurus NasDem itu guna menyamakan Visi-misi Doa dengan partai Nasdem.
“Partai NasDem dianggap paling tepat menjadi patner politik yang sevisi dengan arah politik PPP untuk membangun Sumenep yang masyarakatnya religius,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD NasDem Sumenep, A. Tirmidzi menyambut baik kedatangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Doa.
“Saya sangat mengapresiasi langkah ini. Calon yang lain belum ada yang begini. Karena memang mekanisme partai tidak mengatur itu,” jelasnya.
Dalam pertemuan terbatas ini, banyak yang disampaikan pasangan bakal calon Doa. Mulai pembangunan di sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata termasuk juga pembangunan di sektor budaya dan agama.
“Visi misinya bagus. Selaras dengan arah perjuangan NasDem. Dan ini akan kami sampaikan pada pengurus DPW dan DPP NasDem agar menjadi pertimbangan,” paparnya.
Namun begitu, Tirmidzi menegaskan bahwa dirinya akan tunduk patuh pada keputusan DPP NasDem soal arah koalisi di Pilkada Sumenep.
Diketahui, Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep yang mendaftar ke DPD NasDem Sumenep di antaranya, Fattah Jasin, Achmad Fauzi, Ahmad Yunus, KH. Muhammad Shalahuddin A. Warits, dan Dony M. Siradj. Sementara Nyai Dewi Khalifah mendaftar sebagai Bacawabup. Hingga saat ini, baru duet Doa yang menyampaikan Visi-misi calon ke kantor DPD Nasdem Sumenep. (JUNAIDI/SOE/DIK)