SUMENEP, koranmadura.com – Para bakal calon bupati maupun wakil bupati yang mendaftar lewat Partai Kebangkitan Bangsa untuk diusung pada pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep tahun 2020 tampaknya harus lebih bersabar menunggu rekomendasi dari DPP DKB.
Rekomendasi PKB sepertinya belum akan turun dalam waktu dekat atau bulan ini. Ada kemungkinan DPP masih akan mengeluarkan rekomendasi pada April mendatang.
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPC PKB Sumenep, Madura, Jawa Timur, M. Kamalil Ersyad mengatakan, rekomendasi bagi bakal calon yang akan diusung biasanya keluar setelah uji kelayakan dan kepatutan (UKK). Sementara saat ini UKK belum dilaksanakan.
“DPC PKB Sumenep juga belum bisa memastikan tanggal akan dilaksanakannya UKK. Tapi, insyaAllah, Maret ini dilaksanakan UKK,” ujar mantan anggota DPRD Sumenep ini, Selasa, 3 Maret 2020.
Jika UKK dilaksanakan pada bulan ini, sambungnya, rekomendasi PKB yang dikeluarkan DPP kemungkinan April. “Jadi untuk di tataran pengurus DPC PKB Sumenep, rekomendasi itu masih teka-teki,” katanya, menegaskan.
Sekadar diketahui, beberapa tokoh yang mendaftar ke PKB untuk diusung pada pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep tahun 2020 ialah KH. Unais Ali Hisyam, Nurfitriana Busyro Karim, Donny M. Siradj, KH. Moh. Shalahuddin A. Warits, dan Fattah Jasin. Semuanya mendaftar di posisi bakal calon bupati.
Selain nama-nama tersebut, yang mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati adalah Achmad Yunus dan Nurfaizin. Mereka semua telah menandatangani Pakta Integritas an-Nahdliyah akhir tahun lalu. (FATHOL ALIF/SOE)