SUMENEP, koranmadura.com – Masker dan hand sanitizer di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tampaknya mulai langka. Hal itu diketahui setelah Kopolisian Resor (Polres) setempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah apotek menyusul masuknya virus Corona atau Covid-19 ke Indonesia.
Dua apotek yang disidak polisi kali ini sama-sama diketahui sudah tidak menjual masker. Apotek Eka Darma di Jl. KH. Masyur sudah tidak menjual kedua barang tersebut sejak awal Januari 2020.
Sememtara apotek Kimia Farma yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMN) juga sudah kehabisan stok mulai akhir Januari lalu. Sehingga tak sedikit masyarakat yang ingin membeli masker ke apotek di Jl. KH. Mansyur ini kembali dengan tangan kosong.
Baca: Mulai Langka, Apotek Kimia Farma pun di Sumenep Kehabisan Stok Masker
Kapolres Deddy Supriadi mengatakan, berdasarkan informasi pihaknya, dua apotek tersebut tidak menjual masker karena tidak mendapat kiriman dari distributornya masing-masing di Surabaya.
Namun, dia menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti sampai di situ dalam menyikapi kelangkaan masker di kabupaten paling timur Pulau Madura saat ini. Dia mengaku akan menerjunkan Satuan Reserse Kriminal beserta Intel.
“Kami akan menerjunkan Satreskrim dan Sat Intel untuk melakukan penyelidikan atau pendalaman mengenai penyebab kelangkaan masker di Sumenep ini,” kata pria yang akrab disapa Deddy itu, Kamis, 5 Maret 2020.
Tak hanya itu, pihaknya mengaku juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep. “Karena dalam hal ini kami tidak bisa bekerja sendirian,” tambahnya. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)