PAMEKASAN, koranmadura.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor Dinas Perhubungan setempat. Sidak wakil rakyat berkaitan dengan portal parkir di setiap pasar.
Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Imam Khosairi mengaku sidaknya ke Dishub utnuk meminta dinas terkait agar segera merealisasikan portal parkir di setiap pasar. Tujuannya, memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Jadi tujuannya untuk meningkatkan PAD dan kenyamanan masyarakat,” kata Imam Khosairi, Selasa, 24 Maret 2020.
Politisi PKB itu menilai, portal parkir itu dengan kompeterisasi akan sangat efektif untuk meningkatkan PAD. Karena beberapa daerah di luar di Madura PAD naik ketika menggunakan sistem portal. Selain itu, kata Imam Khosairi, portal parkir juga bisa mencegah kebocoran PAD.
“PAD itu takkan meningkat dan tidak efektif kalau tidak diportal, bahkan dimungkinkan bocor,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dishub Pamekasan, Agus Budi Santoso mengaku portal parkir setiap pasar merupakan rekomendasi Komisi I. Namun, berdasarkan kajian pihaknya, tidak semua pasar akan memakai portal parkir lantaran tidak representative.
“Sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya, Pasar Waru, Pasar Palengaan, Pasar Keppo agar tempat parkir ada portalnya. Hal itu dalam rangka peningkatan PAD. Namun, berdasarkan kajian yang sudah dilakukan, tidak semua pasar menggunakan sistem portal, karena tempatnya tidak presentatif,” jelasnya.
Tahun ini, kata Agus, pihaknya berencana merealisasikan di pasar 17 Agustus. Menurutnya, satu pasar akan dijadikan proyek percontohan.
“Karena belajar dari portal parkir di rumah sakit daerah, ternyata PAD kita meningkat secara signifikan ketika menggunakan sistem portal. Rencananya Pasar 17, tapi kemungkinan pasar lain akan dilakukan hal yang sama,” tegasnya. (SUDUR/SOE/DIK)