SAMPANG, koranmadura.com – Imbauan untuk tidak berkumpu di tempat umum dan mengadakan kegiatan menjadi bahasan antara pemerintah daerah dan sejumlah tokoh agama di beberapa daerah di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Hal itu setelah sejumlah pemuka Agama baik ulama dan kiai di Sampang mendadak melakukan pertemuan dengan Bupati dan wakil Bupati, Tim Satgas Covid-19 serta Forkopimda setempat di ruang Aula Pemda setempat, Kamis, sekitar pukul 11.00 wib.
“Yang pasti arah Bupati dan Tim Satgas Covid-19 Forkopimda bersama pada ulama dan Kiai adalah untuk menyamakan persepsi. Bupati kan pejabat formil pemerintahan sedangkan para ulama dan Kiai ini yang mempunyai otoritas dan kekuatan tradisional di masyarakat. Maka dari itu, untuk menghindari penyebaran covid-19 ini, maka sangat baik bekerjasama dengan para ulama dan Kiai di Sampang,” jelas Koordinator Bidang Kominfo Satgas Covid-19 Sampang, Djuwardi usai rapat tertutup.
lanjut Djuwardi menyampaikan, dalam rapat koordinasi tersebut telah disepakati bersama empat hal di ntaranya, para Kiai juga mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19, membantu memberikan pemahaman pencegahan kepada masyarakat, mengurangi atau membatasi pertemuan yang melibatkan orang dan terakhir menunda kegiatan keagaman baik seperti acara imtihan, Isra’ dan Mi’raj, pernikahan dan acara kegiatan keagamaan lainnya.
“Acara seperti itu kan banyak mengundang keramaian yang memungkinkan penyebaran Covid-19 semakin banyak. Dan empat poin itu sudah disepakati bersama terlebih para Kiai besar yang mempunyai pondok pesantren dan mempunyai otoritas dalam pondok itu,” katanya. (MUHLIS/ROS/VEM)