KORANMADURA.com – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Subang mengungkapkan hasil rapid test kepada 1.774 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang digelar selama dua hari terakhir. Dari ribuan warga tersebut, 13 orang di antaranya dinyatakan positif terindikasi virus Corona atau COVID-19.
“Hasil rapid test merupakan pemetaan dan penjaringan, bukan diagnosa pasti seseorang terinfeksi virus Corona. Dari 1.774 ODP, 13 orang hasilnya positif, sisanya negatif,” ujar Kadinkes Kabupaten Subang Nunung Suhaeri, Sabtu (11/4/2020).
Mereka akan menjalani pemeriksaan swab dengan mengambil sampel lendir tenggorokan untuk diuji di laboratorium di Bandung. “Untuk memastikan terinfeksi virus Corona atau tidaknya, nanti hasil swab yang akan membuktikan,” katanya.
13 orang terindikasi Corona ini tersebar di beberapa kecamatan area Subang. Saat ini mereka masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Adapun riwayat perjalanannya merupakan berasal dari zona merah seperti Bogor, Jakarta dan Bandung.
“Mereka terdiri 8 orang laki-laki dan 5 orang perempuan, nanti diisolasi di RSUD Subang,” ucap Kadis.
Sebelumnya, warga Kalijati berinisial P dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Dia pekerja dari zona merah. Adanya kasus pertama positif Corona, Kabupaten Subang berubah zona dari hijau menjadi zona kuning. (detik.com/SOE/VEM)