BANGKALAN, koranmadura.com – Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melalui tim surveilans belum juga melakukan pelacakan kepada orang yang pernah kontak langsung dengan pasien inisial NI (43), asal Kecamatan Kamal yang Terkonfirmasi positif Corona.
Baca : Bertambah Lagi, Warga Bangkalan Terkonfirmasi Positif Covid-19 Menjadi 8 Orang
Hal itu disampaikan oleh Humas Gugus Tugas Covid-19, Kabupaten Bangkalan, Agus Sugianto Zein. Menurutnya, walaupun masih belum dilakukan tracing, namun tim surveilans sudah merencanakan secepat mungkin.
“Pasien asal Kamal masih belum, tapi pasti di lakukan oleh tim surveilans di Puskesmas kamal,” kata Agus, sapaan akrabnya, Jumat, 24 April 2020.
Pasien tersebut memiliki riwayat pernah berkontak langsung dengan suaminya yang bekerja di pelayaran antar negara. Keduanya bertemu ingin melepaskan rindu di Surabaya, saat transit.
Baca : Warga Kecamatan Kamal dan Arosbaya Bangkalan Terkonfirmasi Positif Corona, Ini Riwayat Bepergiannya
Ditanya pasien asal Kecamatan Arosbaya, Agus menyampaikan tim surveilans sudah melacak orang-orang yang pernah bersentuhan langsung denga pasien yang memiliki riwayat baru pulang dari pelayaran itu.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Diskominfo Bangkalan, mengaku sengaja tidak disampaikan melalui media, karena hasil dari tracing hasilnya negatif berdasarkan rapid tes.
“Yang di Arosbaya sebenarnya sudah lama masuk di rumah sakit, jadi sudah dilakukan tracing. Sengaja tidak ekspos karena hasilnya negatif,” tuturnya.
Perlua diketahui, kedua pasien asal Arosbaya dan Kamal itu secara bersamaan dalam satu hari dinyatalan postif Corona. Hal itu berdasarkan hasil swab tenggorokan yang dikeluarkan oleh Balitbangkes, Jakarta.
Akhirnya, kedua pasien tersebut terpaksa harus melakukan perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkalan. (MAHMUD/SOE/VEM)