SUMENEP, koranmadura.com – Sebuah mobil ambulance tampak memasukkan pasien ke dalam salah satu ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin, 6 April 2020.
Pantauan di lokasi, para petugas medis yang ada di mobil ambulance tersebut mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, seperti yang biasa di lihat di beberapa media saat petugas medis menangani pasien terkait Covid-19.
Di sekitar gedung tempat ambulance berisi petugas medis berpakaian APD lengkap itu parkir tampak steril. Tampak tak ada pengunjung rumah sakit yang berlalu-lalang di sekitar gedung tersebut.
Dikonfirmasi mengenai hal itu, kepada koranmadura.com, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Edy Rasiyadi mengaku belum mendapat laporan secara lengkap.
Namun mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep itu memastikan yang bersangkutan bukan Pasiean Dalam Pengawasan (PDP) terkait Covid-19. “Tidak ada (warga yang berstatus PDP),” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kewaspadaan Covid-19 Sumenep, dr. Andri Wahyudi menjelaskan, yang bersangkutan baru datang dari Jakarta pada 17 Maret lalu. “Dan sudah kontrol dua kali ke Pamekasan. Masing-masing tanggal 20 Maret dan 4 April,” papar kepada koranmadura.com.
Selebihnya dia juga menjelaskan bahwa, yang bersangkutan adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang telah lepas masa observasinya. Namun memiliki penyakit penyerta. “Kalau mengenai penyakit penyertanya, itu rahasia medis, Mas,” tambahnya. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)