PAMEKASAN, koranmadura.com- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menyiapkan sekitar 700 liter disinfektan setiap hari di Terminal Kargo.
Ratusan liter tersebut disiapkan untuk penyemprotan setiap mobil luar masuk ke Kabupaten Pamekasan sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.
Wakil Ketua Markas PMI Pamekasan, Yulianto Priyatno mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 700 liter disinfektan setiap hari di Terminal Kargo. Tujuannya, mengantisipasi mobil membawa virus mematikan tersebut.
“Kalau di Terminal Barang kurang lebih menghabiskan 700 liter per hari,” kata Yulianto Priyatno, Jum’at, 10 April 2020.
Yuli, panggilan akrabnya Yulianto Priyatno itu mengaku sejak 6 April kemarin pihaknya sudah menyiapkan disinfektan. Penyemprotan bekerjasama dengan Satgas Kecamatan Tlanakan dan Satgas Kabupaten Pamekasan. “Penyemprotan kalau di sini dari tanggal 6 April 2020, sekarang tanggal 10, berarti sudah 4 hari,” tambahnya.
Menurut Yuli, disinfektan dan alat-alat lainnya itu berasal dari dana kas PMI Kabupaten Pamekasan.
“Sejauh ini kita masih menganggarkan kurang lebih Rp 20 juta untuk semua kegiatan ini dan lain- lainnya, termasuk bantuan transpor relawan,” imbuhnya.
Ia berharap kepada masyarakat, khususnya masyarakat Pamekasan dan pengendara untuk waspada dan jaga jarak serta menjaga kesehatan guna menghindari penyebaran virus yang pertama muncul di Wuhan, China tersebut.
“Harapan kami, bagaimana masyarakat memematuhi imbauan pemerintah untuk mematuhi Sosial Distancing agar Covid- 19 ini tidak menyebar terlalu luas,” pintanya. (SUDuR/SOE/VEM)