BANGKALAN, koranmadura.com – Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron mengimbau kepada warganya yang merantau ke daerah lain, baik dalam atau luar negeri, agar mengurungkan niatnya untuk melakukan mudik. Hal tersebut dalam rangka memutus mata rantai virus Corona alias Covid-19.
“Antisipasi penyebaran virus Corona, Imbauan kami kepada warga perantauan, agar tidak mudik dulu sampai virus Corona ini selesai,” kata pria yang kerab disapa Ra Latif, Sabtu, 11 April 2020.
Ra Latif menyampaikan, pemerintah pusat sudah memberikan jaminan berupa bantuan kepada rakayatnya agar tidak pulang kampung. Oleh karenya, ia berharap agar tidak perlu khawatir dalam kehidupan sehari-harinya.
“Yang tidak mudik akan diberi subsidi oleh pemerintah pusat. Jadi kami harap tidak usah khawatir,” katanya.
Diketahui, kabupaten paling barat di pualau Madura ini sudah dinyatakan zona merah. Hal tersebut, pasca keluarnya hasil tes swab tenggorokan dari Balitbangkes, Jakarta. Tercatat sampai saat ini ada tiga orang, yakni satu warga dari Blega, dan dua pasangan suami istri asal Klampis.
Dengan begitu, pria yang ditunjuk jadi Ketua Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan itu meminta kepada masyarakatnya agar tidak usah panik dengan terkonfirmasinya tiga orang terpapar Corona. Namun, katanya tetap waspada dengan menjaga kesahatan dan physical distancing.
“Jangan panik, waspada boleh. Dalam antisipasinya kita harus jaga pola kehidupan kita seperti olah raga dan jaga kebersihan. Selain itu jaga jarak,” tutupnya. (MAHMUD/SOE/VEM)