SUMENEP, koranmadura.com – Upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus Corona atau Covid-19, sejumlah titik di Desa Tenonan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, disemprot cairan disinfektan, Rabu, 1 April 2020.
Kepala Desa Tenonan, Missahwan mengatakan hal ini dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. “Ini salah satu upaya kami, karena di Desa Tenonan juga banyak yang merantau kemudian pulang. Pihak desa pun akan mendata warga yang datang dari luar daerah. Apabila ada temuan-temuan, kami akan koordinasi dengan pihak Puskesmas, Kecamatan, dan TNI-Polri,” kata Kades tiga periode ini.
Adapun titik-titik lokasi yang disemprot meliputi tempat-tempat ibadah dan lembaga pendidikan di desa tersebut. “Ya, sejumlah masjid, musala, pesantren, dan sekolah/madrasah,” ungkapnya.
Ditanya mengenai fasilitas penyemprotan disinfektan tersebut, Kades yang menjabat Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Manding itu mengacu kepada kebijakan pemerintah pusat. “Kami anggarkan dari Dana Desa. Sesuai aturan dari pemerintah pusat,” jawabnya.
Sementara, Camat Manding, Basah Bandy melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam), mengatakan, kegiatan penyemprotan ini dilakukan secara bergiliran di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Manding.
“Penyemprotan ini dilakukan di semua desa se-Kecamatan Manding. Yang Desa Tenonan jadwalnya hari ini,” ujarnya.
Selain penyemprotan, Tim Tanggap Covid-19 juga mendatangi warga yang berstatus orang dalam resiko (ODR).
Sekadar diketahui, penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan oleh Pemerintah Desa dan BPD bersama Forkopimka Manding yang meliputi, Kecamatan, Koramil, Polsek, dan Puskesmas setempat. (DIK/ROS)