BANGKALAN, koranmadura.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, H Fatkhurrahman menilai Gugus Tugas Covid-19 setempat terkesan lamban dalam tangani Virus Corona yang terjadi di wilayahnya.
“Seperti salah satu pasien asal Kecamatan Bangkalan yang dirawat di puskesmas dan terus ke RSUD. ketika parah baru di bawa ke Surabaya. Itu termasuk kelalaian, karena dia sudah banyak melakukan kontak dengan orang-orang sekitar,” kata H. Kur, sapaan akrabnya, Selasa 14 April 2020.
Pasalnya, pasien yang bekerja di Surabaya tersebut, dinyatakan terkonfirmasi virus corona setelah dipublish web resmi pemerintah Jawa Timur, melalui alamat: http://infocovid19.jatimprov. go.id, pada tanggal 12 April 2020.
Bahkan, pihak gugus pun sempat mengalami kesimpang siuran terkait tempat di rawatnya pasian tersebut. Info yang beredar awalnya, ada yang mengatakan di dr. Soetomo dan ada juga yang mengatakan di Rumah Sakit Menur Surabaya. Walaupun pada akhirnya, Gugus Tugas menemukan pasien tersebut dirawat di rumah sakit gangguan jiwa tersebut.
Menurutnya, pihak Gugus Tugas semestinya tanggap dalam penanganan Virus Corona ini, karena jika dibiarkan dengan berlarut-larut pada orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi Corona, maka H. Kur meyakini akan bertambah lagi yang terpapar.
“Pasien itu pastinya akan melakukan kontak dengan perawat dan juga kepada keluarga dan orang-orang disekitarnya,” ucapnya.
Selain lamban, pihak Gugus Tugas juga dinilai belum tegas dalam memberikan imbauan kepada orang yang terindikasi virus Corona. Hal itu, kata H. Kur melihat kejadian yang menimpa kepada pasangan suami istri (Pasutri) asal Kecamatan Klampis yang dinyatakan positif dari hasil Rapid Tes. Namun, mokongnya mereka tetap melakukan praktek dan berkeluyuran.
“Masih melakukan praktek di rumahnya, rumah sakit Lukas dan RSUD Bangkalan, semuanya kurang tegas dalam menangani Corona, termasuk pihak Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan,” katanya.
Karena Bangkalan sudah dinyatakkan zona merah, pria kader PDI Perjuangan berharap kepada pihak Gugus Tugas Covid-19, agar lebih sigap dalam memberantas virus Corona di kota dzikir dan shalawat ini.
“Harapan ke depan harus betul waspada, bersikap cepat dan tanggap dalam menangani virus Corona di Bangkalan ini,” tutupnya. (MAHMUD/ROS/VEM)