BANGKALAN, koranmadura.com – Petugas PLN Unit Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur pada sementara waktu tidak melakukan pencatatan meteran listrik di setiap rumah warga. Hal tersebut sebagai antisipasi pencegahan virus Corona alias covid-19.
Manajer PLN Unit Bangkalan, Pangky Yonkyanata menyampaikan langkah meniadakan sementara dalam pencatatan meteran listrik ke rumah pelanggan untuk menghindari kontak fisik, melihat saat ini berada di tengah wabah virus Corona.
“Sosial Distance antara petugas PLN dan pelanggan, jadi kita sudah tidak lakukan pencatatan ke rumah-rumah,” kata Pangky, Kamis, 02 April 2020.
Tak hanya itu, kepada setiap pelanggan yang memiliki keluhan atau butuh pelayanan, pihaknya menganjurkan agar melaporkan melalui kontak center PLN saja.
“Kalau datang ke kantor juga tidak apa-apa, tapi lebih baik cukup telepon saja ke nomor 123, langkah ini hanya antisipasi virus Corona,” tuturnya.
Jika tidak pencatatan ke rumah, lalu bagaimana cara penghitung tarif? Pangky menjelaskan dalam penghitungan tarif menggunakan rata-rata selama tiga bulan terakhir.
“Acuan kita tiga bulan terakhir pemakaian, menghabiskan berapa setiap bulannya di tiga bulan terakhir, maka itu yang dijadikan patokan,” ucapnya.
Namun demikian, Pangky mengakui dalam penghitungan rata-rata tiga bulan terakhir tidak akan mesti sama dengan pemakaian pelanggan setiap bulannya. Tapi ia mengharap agar memaklumi demi mencegah penularan virus Corona.
“Jika menggunakan rata-rata tidak akan selalu sama, tapi mau gimana lagi, karena kita mendapatkan bencana kejadian luar biasa, jadi harap dimengerti,” tutupnya. (MAHMUD/SOE/DIK)