BANGKALAN, koranmadura.com – Tenaga medis RSUD Bangkalan, Madura, Jawa Timur dan kelurga pasien terpapar virus Corona alias Corona Virus Deasis (Covid-19) dinyatakan negatif. Hal tersebut berdasarkan hasil rapid tes Rumah Sakit setempat.
Baca: Warga Asal Blega Bangkalan Ternyata Tetap Positif Corona Meski Tiga Kali Tes Lab
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, ada delapan tenaga medis dan satu dokter yang menangani pasien asal Blega yang positif Corona. Sedangkan pihak keluarga, setidaknya ada empat orang yang melakukan kontak langsung dengan yang bersangkutan. Namun, hasil rapid tes mereka negatif.
“Terhadap keluarga pasien sebanyak 4 orang dan petugas yang merawat, yaitu 8 tenaga medis dan 1 dokter telah dilakukan rapid tes dengan hasil sama yaitu negatif,” kata Ra Latif, Jumat 10 April 2020.
Namun demikian walaupun hasil rapid tes negatif, pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap keluarga dan tenaga medis tersebut.
“Perkembangannya kami tetap pantau terus bagi orang yang pernah berkontak langsung dengan pasien positif Corona,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, Sudiyo menyampaikan pihak keluarga dan tenaga medis sedang melakukan isolasi diri. Katanya, tindakan tersebut hal yang wajib dilakukan sebagai antisipasi penyebaran Corona.
“Isolasi diri itu wajib bagi tenaga medis dan keluarga pasien terpapar Corona, berdiam diri di rumah selama 15 hari,” katanya.
Masih kata Sudiyo, mereka sudah menjalani isolasi diri selama 10 hari. “Isolasi dirinya sedang berjalan, sudah 10 hari, lima hari lagi lulus, jika sehat-sehat saja,” katanya. (MAHMUD/SOE/VEM)