SUMENEP, koranmadura.com – Jajaran DPC PDI Perjuangan Sumenep menyemprot Pasar Tradisional di Kecamatan Lenteng, Selasa 7 April 2020. Ini dilakukan untuk berjaga-jaga dari kemungkinan adanya virus, baik corona maupun lainnya yang mengganggu kelangsungan hidup sehat masyarakat, mengingat pasar sebagai pusat bertemunya orang-orang.
Penyemprotan yang dilakukan di pasar Lenteng ini merupakan agenda turba partai berlambang banteng itu. Ini sebagai salah satu cara PDI Perjuangan bergotong-roong untuk masyarkat terutama wong cilik. Sebelumnya, partai juga melakukan pembagian masker, membagikan wastafel portable dan penyemprotan cairan disinfektan.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Abrari Alzael mengatakan, DPP PDI Perjuangan memerintahkan kepada kadernya di seluruh nusantara untuk bersama-sama melawan corona. Menurut pria yang akrab disapa Abe itu, sekecil apapun bentuk gotong royong baik penyemprotan, masker, dan hand sanitizer.
Direncanakan, baksos ala PDI Perjuangan akan dilakukan secara berkelanjutan sepanjang persediaan alat kesehatan masih tersedia di kantor DPC PDI Perjuangan. “Insyaallah, kami (PDI Perjuangan) akan terus bersama (masyarakat) untuk melawan corona,” kata pria yang pernah bermukim di Jogjakarta ini didampingi Ketua PAC Lenteng, Ipung.
Salah seorang warga Matsuri (55) yang berada di TKP menyambut bangga atas inisiatif DPC PDI Perjuangan untuk bersama melawan corona. Itu, kata dia, sangat berguna untuk mencegah terjadinya corona. Namun demikian, Matsuri menyadari penyemprotan disinfektan tidak cukup tanpa kesadaran masyarakat lainnya untuk saling menjaga kesehatan. “Kita memang butuh gotong-royong untuk menjaga kesehatan,” paparnya. (DAN/DIK)