BANGKALAN, koranmadura.com – Salah seorang inisial MD (18), asal Dusun Lantek, Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dibacok karena motif perselingkuhan.
Terungkap nama pelaku atas nama Muhammad Jefri (23). Kebetulan, ia satu desa dengan korban penganiayaan. Tempat Kejadian Perkara (TKP) terletak di sebuah lahan kosong di Dusun Blibis, Desa Lantek Timur, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan.
Baca: Warga Bangkalan Dibacok Orang Tak Dikenal
Kapolsek Galis, Iptu Tomy Prambana menyampaikan, pembunuhan terjadi disebabkan oleh permasalahan keluarga. Menurutnya, ibu dari tersangka telah berselingkuh dengan korban saat sama-sama berada di perantauan.
“Diduga ibu dari pelaku berselingkuh dengan korban pada saat sama-sama tinggal di Malaysia,” kata Tomy, sapaan akrabnya, Senin, 27 April 2020.
Selanjutnya, saat korban pulang ke kampung halaman, kata Tomy, pelaku telah melampiaskan keamarahannya dengan melakukan pembacokan secara membabi buta.
Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian leher hingga dada atas di sebelah kanan. Hal itu disebabkan bacokan benda tajam berupa celurit yang pegang oleh pelaku.
“Luka terbuka pada bagian leher belakang, lengan sebelah kiri, punggung sebelah kanan dan sebelah kiri dan dada atas sebelah kanan. Luka tersebut diduga disebabkan sentuhan benda tajam,” tutupnya. (MAHMUD/ROS/VEM)