SUMENEP, koranmadura.com– Jika tak ada aral melintang, Jumat, 24 April 2020 besok, umat Islam seluruh dunia akan melaksanakan ibadah puasa. Namun, puasa kali akan terasa berberda lantaran masih dalam situasi pandemi Corona atau Covid-19.
Meski begitu, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan riang gembira berpuasa meski dalam pandemi Corona. Karena orang nomor dua di kabupaten paling ujung di Pulau Madura ini optimis, Corona akan berlalu.
“Kita harus optimis bahwa Covid akan berlalu di negeri ini. Maka mari berpuasa dengan riang gembira meski situasi masih dalam pandemi,” ucapnya kepada koranmadura.com, Kamis, 23 April 2020.
Menurut pria yang akrab disapa Bang Uji itu, Sumenep masih zona hijau. Sehingga masyarakat tak perlu panik. Namun, status itu akan sia-sia kalau masyarakat tidak waspada. Kewaspadaan itu, lanjut Bang Uji, salah satunya taat pada imbauan pemerintah dan maklumat Kapolri.
“Tak perlu panik. Karena Sumenep masih hijau. Namun tetap waspada agar perjuangan kita tidak sia-sia. Warga harus taat pada imbauan pemerintah, seperti wajib pakai masker saat keluar rumah, rajin cuci tangan, jaga jarak hingga hindari kerumunan massa. Jika itu dilakukan, saya yakin Corona akan segera berakhir,” jelasnya.
Suami Nia Kurnia itu menambahkan, Pemkab Sumenep akan membatasi pergerakan warga selama bulan Ramadan. Minimal, kata Wabup dua hari dalam sepekan. “Sabtu dan Minggu akan dibatasi, namun bukan dilarang. Itu dilakukan demi kebaikan bersama,” tegas Wabup.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep juga mengucapkan terimakasih kepada warga Sumenep karena bergotong royong melawan Covid. “Partisipasi masyarakat selama ini sudah luar biasa. Semoga kita semua dijauhkan dari Corona dan kita berharap Ramadan menjadi pintu virus itu berakhir di negeri ini,” harapnya. (SOE)