BANGKALAN, koranmadura.com – Setidaknya 9 dari 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur telah jadi zona merah Covid-19.
Hal itu, berdasarkan peta sebaran Covid-19 di laman website resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bangkalan di http://www.bangkalankab.go.id.
Pada peta sebaran itu tercatat sembilan kecamatan tersebut di antaranya Bangkalan Kota 11 orang, Kamal 7 orang, Socah dan Arosbaya 5 orang, Labang dan Klampis 3 orang, Blega dan Kokop 2 orang, dan Sepuluh 1 orang.
Berdasarkan jumlah tersebut diketahui masyarakat yang terpapar virus Corona didominasi oleh kecamatan Bangkalan Kota, lalu di susul oleh Kamal.
Selain itu, tercatat Orang Dalam Pemantauan (ODP) di kota dzikir dan shalawat sebanyak 911 orang, dengan rincian 542 sedang dipantau, dan 369 selesai. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 22 orang, yakni 6 sedang dalam pengawasan, 13 meninggal dunia dan 3 selesai. Sedangkan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 39 orang, dengan rincian 6 sudah sembuh, 30 sedang dirawat dan 3 meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) sekaligus Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Sudiyo berharap kepada masyarakatnya agar tidak menganggap penyakit Corona sebagai penyakit biasa, sehingga diremehkan. Katanya, diketahui di kota salak ini kian hari semakin bertambah.
“Kami harap jangan anggap remeh dan enteng penyakit Corona ini, kita tahu bahwa tambahan setiap hari semakin banyak. Kita sama berhati-hati,” ucapnya.
Selain itu, mantan Kepala Puskesmas Blega tersebut mengimbau agar tetap mengikuti imbauan dari pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Katanya, seperti jaga jarak, cuci tangan hingga pola hidup sehat.
“Masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan, baik physical atau sosial, cicu tangan, gunakan masker dan pola hidup yang sehat,” tutupnya. (MAHMUD/SOE/VEM)