SAMPANG, koranmadura.com – Seorang balita dikabarkan meninggal dunia di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang berlokasi di Jalan Samsul Arifin, Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Senin, 4 Mei 2020, dini hari. Diketahui, gedung tersebut digunakan sebagai ruang isolasi dan karantina pasien Covid-19.
Humas Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang, Djuwardi saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, balita yang berusia 4 bulan tersebut menjalani perawatan di BLK selama kurang dari 12 jam sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Iya benar mas, ada balita berusia empat bulan meninggal, dia hanya semalam di BLK,” tutur Djuwardi melalui pesan singkat WhatsApp.
Lanjut Djuwardi, berdasarkan riwayat kesehatannya, balita tersebut terindikasi mengalami sakit sesak nafas. Meski demikian, dari hasil rapid tes balita tersebut diketahui non reaktif.
“Sejauh ini balita itu belum diambil sampel swab, karena di BLK hanya semalam dan meninggal. Sedangkan untuk pemulasarannya menggunakan protokol kesehatan,” katanya.
Ditanya soal status berdasarkan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, Djuwardi mengaku status balita berusia empat bulan itu masih masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).
“Untuk statusnya masih ODP,” tutupnya. (MUHLIS/ROS/VEM)