SUMENEP, koranmadura.com – Semua pasien konfirmasi positif virus corona baru atau Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terpapar di luar daerah.
“Dari enam pasien yang positif, ini semuanya sebarannya (terpapar, red) ternyata tidak di Sumenep,” kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, yang sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19, Jumat, 15 Mei 2020.
Menurutnya, pasien nomor 1 sampai 4, termasuk pasien nomor 6, yang saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep terpapar di Surabaya.
Hal itu, sambung orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini, menunjukkan bahwa Pemkab bersama pihak terkait lainnya di kabupaten paling timur Pulau Madura masih bisa mengontrol persoalan Covid-19.
“Kami Pemkab Sumenep bersama Bapak Dandim dan Kapolres serta pihak terkait lainnya sudah berusaha maksimal dalam menangani persoalan Covid-19,” tambah dia.
Di tengah pandemi seperti sekarang, sudah puluhan ribu orang datang ke Sumenep dari luar daerah yang merupakan zona merah penyebaran Covid-19. Bahkan ada yang dari luar negeri.
“Bisa dibayangkan, di Raas saja ada sekitar 10 ribu orang baru datang dari luar daerah. Tapi tidak ada yang positif corona. Itu satu contoh bahwa, kami bekerja semua,” ungkapnya.
“Termasuk di Arjasa, itu tidak hanya dari kota-kota di Indonesia, tapi dari luar negeri. Dari Malaysia dan semacamnya. Tapi semua terkontrol oleh kami. Mulai dari tingkat desa hingga kabupaten,” tambah dia, menegaskan. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)