SUMENEP, koranmadura.com – Sejak beberapa waktu terakhir, sudah seribu lebih orang di lingkungan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang dilakukan rapid test atau tes cepat corona.
Dari seribu lebih orang yang dilakukan rapid test tersebut, sebanyak 21 orang hasilnya dinyatakan reaktif. “Dari seribu orang yang kami lakukan rapid test, hasilnya 21 orang reaktif,” ujar Bupati Sumenep, A. Busyro Karim.
Menurut orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu, sebanyak 21 orang yang hasil rapid test-nya reaktif sekarang sudah dilakukan isolasi. Namun tidak jelaskan lebih lanjut isolasi dilakukan di rumah sakit atau di rumahnya masing-masing.
Bupati dua periode ini juga tidak menjelaskan lebih detail dari unsur apa saja mereka yang hasil rapid test-nya reaktif. “Kami tidak akan menyebutkan dari unsur mana,” tegas dia.
“Yang jelas kami sudah mewajibkan semua perusahaan, semua perbankan, dan semacamnya. Setelah berapa banyak dirapid test, 21 yang reaktif,” tambahnya.
Sekadar diketahui, sejauh ini jumlah warga Sumenep yang terpapar virus corona sudah enam orang. Lima orang masih dirawat di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, satu orang dirawat di rumah sakit di Surabaya dan telah dinyatakan sembuh. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)