BANGKALAN, koranmadura.com – Di tengah wabah virus Corona alias Covid-19, Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pertanian (Kementan) bakal memberikan bantuan langsung tunai kepada para petani miskin yang terdampak sebesar Rp 600 ribu. Bantuan itu diharapkan bisa membantu perekonomian masyarakat.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, akan dibagi berupa uang Rp 300 ribu. Sementara sisanya, berbentuk sarana prasarana untuk membantu produksi petani seperti bibit, pupuk, dan sarana produksi lainnya.
Menanggapi hal itu, Kabid Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertahorbun) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Teguh menyampaikan, pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut masih dalam tahap pendataan para petani yang ada di kota dzikir dan shalawat.
“Saat ini masih menginventarisir dan pendataan para petani yang berhak mendapat bantuan itu,” kata Teguh, Sabtu, 9 Mei 2020.
Selain itu, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Dalam rangka menyesuaikan nama masyarakat miskin yang ada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Kita diperintahkan untuk koordinasi dengan Dinsos, agar tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya melewati DTKS,” tuturnya.
Saat ditanya jumlah total petani, pihaknya mengaku belum ada data yang mencatat secara pasti jumlah petani di kabupaten paling barat di pulau Madura.
“Sampai sekarang masih belum mendapatkan angka yang pasti jumlah petani, bantuan ini kan karena Covid-19, jadi sebelumnya tidak ada data,” katanya. (MAHMUD/ROS/DIK)