SUMENEP, koranmadura.com – Hingga sekarang puluhan desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, belum mencairan Dana Desa (DD). Sehingga desa-desa itu belum menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) DD untuk penangan dampak Covid-19.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli menyampaikan sebetulnya memang tidak ada batas waktu untuk pengajuan pencairan DD.
Namun kaitannya dengan BLT DD, sesuai arahan dari pusat, penyalurannya mestinya sudah sejak April lalu. Namun karena sudah lewat, sesuai edaran terbaru, sebisa mungkin BLT DD tahap pertama tersalurkan sebelum 24 Mei atau sebelum lebaran.
“Tapi kalau kenyataannya masih ada desa yang pengajuannya belum kelar, ya, itu lah yang terjadi,” ungkap mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep itu, Selasa, 19 Mei 2020.
Menurut Ramli hingga sekarang di kabupaten paling timur Pulau Madura ini sekitar 70 persen desa yang sudah mencairkan BLT DD, atau sekitar 260 desa lebih dari 330 desa.
“Desa yang sudah menyalurkan BLT DD sudah 70 persen, sekitar 260 desa lebih baik yang tersebar di daratan dan kepulauan,” ujar Ramli.
Dengan begitu, sambungnya, masih ada 60 desa lebih di Sumenep belum menyalurkan BLT DD kepada masyarakat. “Kalau sosialisasi kepada seluruh desa, saya rasa, kami sudah maksimal,” tegasnya. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)