PAMEKASAN, koranmadura.com – Target luas area tanaman tembakau di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menurun tahun ini. Hal itu terjadi akibatkan dampak pandemi virus Corona atau Covid-19.
Kapala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Pamekasan, Achmad Suaidi mengatakan, pihaknya menargetkan luas area tanaman tembakau menjadi 23.511 hektare dari sebelumnya 29.511 hektare.
“Kalau di tahun 2019 itu luas arealnya 29.875 hektare dengan produksi sebanyak 20.881 kg, nah di tahun 2020 ini harapan kita luas arealnya berkurang menjadi 23.511 hektare,” katanya, Selasa, 9 Juni 2020.
Target luas area tanaman tembakau sengaja dikurangi karena pandemi Corona yang sedang berlangsung. Apalagi, ada sebagian gudang yang tidak akan buka alias tidak melakukan pembelian.
“Untuk daerah-daearah yang tidak cocok itu bisa dialihkan kepada yang lain, seperti tanaman pangan dan sebagainnya,” pintanya.
Ia berharap, petani agar memahami kondisi yang tidak stabil seperti saat ini. “Tanah yang tidak cocok tidak usah tanam lagi. Jadi kita saling memahami karena situasi sudah tidak mendukung, kita tahu kondisi pandemi betul-betul menekan perusahaan,” paparnya. (SUDUR/ROS/VEM)