SAMPANG, koranmadura.com – Hingga memasuki bulan Juni 2020, Covid-19 masih belum mereda. Bahkan kian tak terbendung. Termasuk di Madura, Jawa Timur, khususnya wilayah Sampang.
Atas dasar itulah, Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang kembali memperpanjang masa belajar di rumah bagi PAUD hingga SMP/sederajat.
Plt Kepala Disdik Kabupaten Sampang, Nor Alam mengatakan masa bekerja tenaga pendidik dan proses belajar mengajar siswa tetap digelar dari rumah hingga waktu yang belum ditentukan. Hal itu mengacu pada Surat Edaran (SE) Gubernur Jatim tertanggal 29 Mei 2020 lalu, dengan Nomor Surat 420/3337/101.1/2020, perihal kebijakan pendidikan dalam masa darurat Covid-19 di Jawa Timur.
“Maka dari itu, masa bekerja bagi guru dan proses belajar bagi siswa dari rumah kembali diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan sambil menunggu kebijakan lebih lanjut,” katanya, Senin, 1 Juni 2020.
Nor Alam menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, wilayah Provinsi Jawa Timur belum masuk dalam daftar yang diwacanakan untuk menerapkan skenario new normal.
“Jadi mungkin, kegiatan belajar mengajar dari rumah tetap diberlakukan karena mungkin masih menunggu kondisi yang memungkinkan,” jelasnya.
Diketahui, berdasarkan perkembangan Covid di Jatim melalui http://infocovid19.jatimprov.go.id/, peta sebaran virus yang berasal dari Wuhan, China itu secara keseluruhan per tanggal 1 Juni 2020, pukul 18.00 WIB sebangak 4.848 terkonfirmasi dengan rincian pasien sembuh sebanyak 654 orang, dirawat 3.731 orang dan meninggal 412 orang.
Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 6.609 orang dengan rincian dalam pengawasan sebanyak 3.167 orang, selesai diawasi 2.813 orang dan PDP meninggal 629 orang. Selanjutnya, Orang Dalam Pemantauan mencapai 24.616 orang dengan rincian dipantau sebanyak 4.046 orang, selesai dipantau 20.467 orang dan ODP meninggal 103 orang.
Sedangkan khusus Kabupaten Sampang, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 27 orang dengan rincian sembuh 4 orang, dirawat 22 orang dan 1 orang meninggal. Kemudian PDP sebanyak 19 orang dengan rincian dalam pengawasan 18 orang dan 1 orang meninggal.
Sementara ODP mencapai 488 orang dengan rincian dipantau 77 orang dan selesai dipantau 411 orang. Dari peta sebaran tersebut, kabupaten Sampang menjadi nomor dua terbanyak paparan Covid-19 setelah Kabupaten Bangkalan yang mencapai 42 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. (Muhlis/SOE/DIK)