BANGKALAN, koranmadura.com – Kabar baik, keluarga pasien Covid-19 ke-35 inisial M (38), asal Desa Amparaan Kecamatan Kokop, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dinyatakan non reaktif. Hal itu berdasarkan rapid test yang dilakukan oleh tim surveilans puskesmas setempat.
Kepala Puskesmas (Kapus) Kokop Kabupaten Bangkalan Mutmainnah menyampaikan, setidaknya ada empat orang dari keluarga yang bersangkutan diketahui pernah melakukan kontak langsung. Pihaknya juga sudah lakukan pemeriksaan rapid test.
“Keempat itu sudah di tracing dan hasil rapid test non reaktif virus Corona, kami datang naik motor malam-malam ke rumahnya,” kata Mutmainnah, Rabu, 3 Juni 2020.
Rekom: Pasien Covid-19 Nomor 34 dan 36 di Bangkalan Sulit Dilacak, Ini Sebabnya
Sementara, keluarga pasien ke-36 inisial N (36), asal Desa Amparaan, Kecamatan Kokop, enggan melakukan rapid test. Namun, kata Mutmainnah, ia berjanji akan melakukan isolasi mandiri di rumahnya sendiri.
“Intinya tidak meresahkan masyarakat, yang penting ibu dari pasien mau isolasi mandiri dan kooperatif” katanya.
Sementara Camat Kokop, Toha berharap kepada masyarakat, khususnya di wilayah ia bertugas agar tak perlu takut kepada keluarga yang sudah rapid test. Karena, jika sudah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya non reaktif, maka sudah bebas dari virus Corona.
“Tak perlu di jauhi, karena hasil rapid test kepada keluarga pasien hasilnya non reaktif Corona,” tuturnya.
Perlu diketahui, kedua pasien saat ini sedang melakukan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bangkalan. Status mereka Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga sampai saat ini keadaan kedua yang bersangkutan baik- baik saja. (MAHMUD/ROS/DIK)