BANGKALAN, koranmadura.com – Kelanjutan Pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, di Jalan Halim Perdana Kusuma masih belum dilakukan tender.
Baca: Kontrak Kerja Pembangunan Gedung Baru DPRD Bangkalan Habis, Komisi C Lakukan Sidak
Menanggapi hal itu, Kabid Tata Bangunan dan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, Nur Taufiq menyampaikan, tahapan kelanjutan pembangunan gedung dewan itu masih dalam proses evaluasi perencanaan, mengingat anggaran pembangunan itu dipotong sebesar Rp 22 miliar dari Rp 27 miliar.
“Sekarang masih tahap evaluasi perencanaan dan penyesuaian anggaran. Karena anggaran yang awalnya Rp 27 miliar, sekarang jadi Rp 5 miliar,” kata Taufiq, sapaan akrabnya, Jumat, 5 Juni 2020.
Taufiq juga menerangkan, minggu depan direncanakan dilakukan tender. Pelaksanna tersebut akan dilakukan secara online di LPSE. Menurutnya, siapapun boleh mendaftar untuk mendapatkan pekerjaan mega proyek yang dianggarkan 5 miliar itu.
“Jika evaluasi selesai, maka langsung laksanakan tender. Direncanakan minggu depan tender LPSE,” tuturnya.
Ditanya kapan pembangunan fisik dimulai, pihaknya menyampaikan, jika skedul yang disusun sesuai dengan harapan, maka direncanakan pembangunan fisik itu dilaksanakan bulan Juli 2020 mendatang.
“InsyaAllah bulan Juli 2020 akan dilakukan pembangunan fisik, semoga lancar,” ucapanya.
Pihaknya mengakui, proses kelanjutan pembangunan gedung dewan yang berukuran luas 5.778 per segi itu mengalami kesulitan dalam mengadakan rapat evaluasi. Hal itu, disebabkan oleh wabah virus Corona yang sampai saat ini tak kunjung usai.
“Ketika kami lakukan evaluasi merasa kesulitan dan juga dibatasi hanya beberapa orang,” tutupnya. (MAHMUD/SOE/VEM)