SUMENEP, koranmadura.com – Kasus terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih selalu bertambah selama beberapa hari terakhir.
Untuk memutus penyebaran virus tersebut, Pemkab melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep tak henti-hentinya mengimbau masyarakat supaya masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Salah satunya memakai masker.
Memakai masker merupakan salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan masyarakat untuk menghindari potensi tertular virus yang telah menjangkiti jutaan umat manusia di dunia sejauh ini.
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya menyampaikan, berdasarkan penelitian, pembawa virus yang tidak mengenakan masker dan orang sehat yang juga tidak memakai masker risiko penularannya mencapai 100 persen.
Kemudian jika pembawa virus tidak mengenakan masker, tapi orang sehat memakai masker, maka risiko penularannya 70 persen. Kemudian jika sebaliknya, pembawa virus memakai masker sedangkan orang sehat tidak memakai masker, risiko penularannya ialah 5 persen.
Sedangkan apabila pembawa virus dan orang sehat sama-sama memakai masker, maka risiko penularan Covid-19 di antara keduanya “hanya” 1,5 persen.
“Oleh karena itu, gunakan masker dengan benar. Mulai menutupi hidung dan mulut, sampai ke dagu,” tambah Kepala Diskominfo Sumenep itu, mengimbau.
Berdasarkan data terakhir yang diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Sumenep sejauh ini telah ada 57 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dengan 11 orang di antaranya telah sembuh dan dua orang meninggal dunia. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)