BANGKALAN, koranmadura.com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mencatat, setidaknya ada 11.000 mahasiswa dari jumlah total 14 ribu yang akan mendapat bantuan biaya kuliah berupa paket data.
Bantuan itu diberikan selama tiga bulan. Setiap bulan sebesar Rp 50 ribu, sehingga totalnya Rp 150 ribu. Sementara yang berhak menerima bantuan di tengah Covid-19 ini ialah para mahasiswa UTM yang mendaftar.
Baca: Mahasiswa UTM Dapat Biaya Komunikasi Kuliah Sebesar 150 Ribu
Kepala Sub Bagian Kerjasama dan Humas UTM, Taufiqurrahman Hasbullah menyampaikan, pendistribusian paket data itu sedang dilakukan pada bulan Juni ini. Direncanakan pertengahan bulan Juni selesai dikirim ke setiap nomor yang tercantum saat mendaftar.
“Kurang lebih 11 ribu yang mendaftar dari jumlah mahasiswa 14 ribu. Sekarang sebagian provider sedang mendistribusikan ke penerima bantuan,” kata Taufiq sapaan akrabnya, Selasa, 9 Juni 2020.
Pendistribusin paket data untuk mengurangi beban kuliah daring itu dilakukan melalui lima penyedia. Yakni provider Tri, Smartfren, Indosat, Telkomsel dan XL Axiata. “Pemilihan provider itu disesuaikan dengan kartu yang didaftarkan oleh mahasiswa,” imbuhnya saat dikonfirmasi via telepon.
Namun demikian, jika mahasiswa merasa masih belum mendapat bantuan biaya kuliah, maka diimbau melaporkan diri. Karena menurutnya, kemampuan terkirim tidaknya paket data tergantung kekuatan sinyal di tempat wilayah mahasiswa.
“Sampai tidaknya tergantung sinyal. Tapi provider tetap diulang-ulang. Jika mahasiswa belum terima bantuan itu, maka silakan lapor ke kami,”
Sementara Wakil Presiden Mahasiswa (Presma) UTM Najib Mutamam berharap, bantuan berupa paketan data ini bisa mengurangi beban mahasiswa yang melaksanakan kuliah daring di tengah wabah virus Corona ini.
“Harapan saya semoga bermanfaat dan mengurangi beban mahasiswa UTM,” katanya. (MAHMUD/SOE)