SUMENEP, koranmadura.com – Sehari pasca dilakukan penutupan sementara, PT. Tanjung Odi, sebuah perusahaan rokok di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan pemeriksaan swab kepada seratus lebih karyawannya yang reaktif rapid test, Rabu, 24 Juni 2020.
Pemeriksaan PCR atau polymerase chain reaction yang dilaksanakan perusahaan kali ini melibatkan setidaknya 13 orang tenaga medis. Terdiri dari satu dokter, 10 tenaga pemeriksa, dan dua admin.
Rencananya pemeriksaan swab kepada sekitar 101 karyawan yang reaktif rapid test akan dilakukan selama satu hari ini. “Yang hadir saat ini sekitar 101-an,” ujar Pejabat Sementara (Pjs) Kasie Personalia General Affair (PGA) PT Tanjung Odi, Ricky Cahyo.
Sesuai laporan yang diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep, jumlah karyawan PT. Tanjung Odi yang reaktif rapid test sebanyak 168 delapan orang.
Menurut Ricky, beberapa di antara karyawan perusahaan yang reaktif rapid test sudah dilakukan pemeriksaan swab oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep di Labkesda. “Beberapa sudah dilakukan pengecekan swab oleh Gugus Covid-19 Sumenep,” tambahnya.
Sekadar diketahui, saat ini posisi PT. Tanjung Odi ditutup sementara oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep selama 14 hari ke depan. Tergitung sejak 23 Juni sampai 7 Juli 2020. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)