SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Indonesia telah memutuskan menunda pemberangkatan jemaah haji 2020 ke tahun depan. Dengan begitu, di Sumenep, Madura, Jawa Timur, ada 600 calon jemaah lebih yang dipastikan gagal berangkat tahun ini.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, A. Rifa’i Hasyim menyampaikan di Sumenep calon jemaah yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji 2020 sebanyak 629 orang.
Baca: Pelaksanaan Ibadah Haji 2020 Ditunda ke Tahun Depan, Ini Penjelasan Kemenag Sumenep
Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji itu dibagi dua tahap. Di kabupaten paling timur Pulau Madura ini, yang melunasi di tahap pertama sebanyak 590 orang. Kemudian di tahap kedua 39 orang.
“Jadi calon jemaah asal Sumenep yang harusnya berangkat tahun ini berjumlah 629 orang. Namun karena telah ada keputusan resmi dari Pak Menteri Agama, maka mereka yang telah melunasi itu akan diberangkatkan tahun depan,” kata Rifa’i, Selasa, 2 Juni 2020.
Menurut mantan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sumenep itu, penundaan pelaksanaan ibadah haji tahun ini ke tahun depan berdasarkan beberapa pertimbangan. “Artinya bukan hanya pertimbangan kesehatan,” ujar dia. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)