PAMEKASAN, koranmadura.com- Realisasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap dua di Pamekasan, Madura, Jawa Timur belum tuntas.
Kepala Dinas PMD Pamekasan, Ach. Faisol melalui Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Pamekasan, Suparman mengatakan ada 72 desa yang sudah melakukan realisasi BLT-DD. Sementara sisanya masih menunggu proses pembuatan Virtual Account.
“Sisanya yang belum melakukan pencairan itu menyusul karena kan di sini memakai Virtual Account. Jadi, dana masuk ke rekening desa kemudian masuk di Virtual Account di Bank, kemudian tergantung kesiapan pihak bank, kan di bank butuh proses imput dan sebagainya,” katanya Rabu, 17 Juni 2020.
Meskipun demikian, pihaknya berupaya untuk mendorong semua Kepala Sesa untuk segera melakukan realisasi BLT-DD agar masyarakat segera menikmati bansos dari pemerintah di masa pandemi ini.
“Target minggu-minggu ini tahap ke II sudah selesai atau akhir Bulan Juni sudah selesai, harapannya seperti itu,” jelasnya.
Ia berharap kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan itu agar digunakan sebaik mungkin. “Dengan adanya BLT-DD tolong dimanfaatkan baik-baik untuk kepentingan roda ekonomi di tingkat desa,” harapnyam
Sebelumnya,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Pamekasan, Ach. Faisol mengatakan Virtual Account itu sengaja dibuatkan Bank Jatim untuk memudahkan masyarakat tanpa harus menarik tabungan.
“Virtual Account itu, masyarakat dibuatkan rekening oleh perbankan tanpa harus menarik tabungan terlebih dahulu, jadi datanya dari desa diajukan ke perbankan (Bank Jatim). Bank Jatim berdasarkan usulan itu membuat rekening masing- masing data itu, setelah itu tidak usah pegang dan buka tabungan tetapi sudah mempunyai nomor rekening,” katanya menjelaskan.
Menurut Ach Faisol, kelebihan Virtual Account memudahkan masyarakat mengambil uang BLT-DD karena tidak usah menarik tabungan.
“Kelebihannya para penerima manfaat ini tidak usah membuka rekening, karena konsekuensi membuka rekening adalah menabung 100 ribu. Tetapi kalau dengan Virtual Account itu tanpa menabung 100 ribu,” tambahnya menjelaskan. (SUDUR/SOE/VEM)