SAMPANG, koranmadura.com – Pasca keluarga tenaga kesehatan di Sampang, Madura, Jawa Timur meninggal beruntun akibat Covid-19, pelacakan untuk keluarga mereka terus dilakukan.
Kepala Puskesmas Kedungdung, Zahruddin menyatakan, test swab Polymerase Chain Reaction (PCR) juga akan dilakukan kepada anggota keluarga medis terkonfirmasi pasitif alm dr. Deny Fitriyanto
“Perkiraan terdapat 5 anggota keluarga yang akan menjalani swab. Sedangkan untuk masyarakat yang kontak dengan almarhum juga akan di rapid test,” ungkapnya, Jumat, 19 Juni 2020.
Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi menyatakan, untuk keluarga almrhum dr Deny ada lima anggota keluarga yang akan dilakukan swab PCR, satu di antaranya merupakan paman almarhum dr Deny sendiri.
“Kemungkinan semuanya (keluarga alm dr Deny) ada lima orang yang akan diswab. Kami masih belum cek langsung, nanti saya cek dulu,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, sebelum dr Deni Fitriyanto meninggal, kedua orang tuanya sepekan sebelumnya lebih dulu meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kedua orang tuanya merupakan pensiunan bidan dan perawat di Puskesmas Kedungdung. Kemudian istri dan anaknya alm dr. Deni juga ikut terpapar dan masih menjalani perawatan di rumah sakit Surabaya. (Muhlis/SOE/DIK)