SAMPANG, koranmadura.com – Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang, Djuwardi menyampaikan, sejak dua hari terakhir paparan virus asal Wuhan, China itu bertambah sebanyak 10 kasus.
Menurutnya, penambahan 10 kasus itu dari berbagai kalangan, mulai ASN, masyarakat dan nakes. Pada Kamis, 25 Juni kemarin, tedapat tambahan empat pasien positif dengan rincian dua di antaranya berprofesi sebagai perawat dan bidan, 1 ASN dan satu masyarakat umum.
Keempat pasien positif tersebut yaitu pasien 82 82 inisial F (37), perempuan berprofesi sebagai perawat asal Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang. Pasien ke 83 inisial D (35), seorang bidan asal Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang. Kemudian pasien ķe 84 inisial U (53), seorang perempuan berstatus ASN asal Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang dan pasien ke 85 inisial M (47), perempuan asal Kecamatan Kedungdung.
“Kamis kemarin ada penambahan empat pasien positif dan hari ini, Jumat, 26 juni, terdapat penambahan enam pasien positif. Kali ini berbagai kalangan ikut terpapar,” kata Djuwardi kepada koranmadura.com, Jumat, 26 Juni 2020.
Lanjut Djuwardi memaparkan, untuk penambahan enam pasien positif, di antaranya pasien 86 inisial A (53) seorang guru ngaji asal Kecamatan Sreseh; pasien 87 inisial N (30) seorang perempuan dengan status tenaga kesehatan asal Kecamatan Karang Penang. Selanjutnya; pasien 88 inisial R (35), seorang bidan asal Kecamatan Karang Penang; pasien 89 inisial K (53) seorang perempuan berstatus ASN yang bekerja di RSUD Muhammad Zyn.
Kemudian pasien 90 inisial L (33), seorang perempuan yang bekerja di Puskesmas Karang Penang dan terakhir ialah pasien 91 onisial I (31), seorang perempuan berstatus sebagai ASN PKM Banyuanyar.
“Keenam pasien ini paparanya klaster transmisi lokal. Penambahan pasien 10 orang ini ada yang dirawat di RSUD Muhammad Zyn dan ada juga yang melakukan isolasi mandiri. Sehingga total pasien positif hingga saat ini yaitu sebanyak 91 orang,” jelasnya. (Muhlis/SOE/VEM)