SUMENEP, koranmadura.com – Sejak pertama kali diumumkan ada warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sejauh ini setidaknya sudah ada lima tenaga kesehatan (Nakes) di kabupaten paling timur Pulau Madura terkonfirmasi positif.
Dari lima tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, tiga di antaranya merupakan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Sumenep. Ketiganya dinyatakan terkonfirmasi positif pada 24 April 2020 lalu. Saat ini mereka sudah dinyatakan sembuh.
Kemudian, dua tenaga medis lainnya yang juga terkonfirmasi positif Covid-19 ialah seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Bluto dan tenaga kesehatan di Puskesmas Batang-Batang. Keduanya baru terkonfirmasi positif kemarin, 24 Juni 2020.
Saat ini kedua tenaga kesehatan tersebut sedang menjalani perawatan medis oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Di samping itu, setidaknya ada tujuh tenaga kesehatan reaktif berdasarkan hasil rapid test. Mereka bertugas di Puskesmas Guluk-Guluk.
Akibat adanya tenaga kesehatan, baik yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 maupun reaktif rapid test, sejauh ini juga sudah ada lima Puskesmas di Sumenep ditutup sementara.
Pertama ialah Puskesmas Rubaru dan Saronggi. Namun saat ini sudah dibuka kembali. Kemudian Puskesmas Guluk-Guluk yang mulai ditutup sementara terhitung sejak 19 Juni hingga 2 Juli 2020 mendatang.
Terbaru ialah Puskesmas Batang-Batang dan Bluto. Penutupan sementara kedua Puskesmas tersebut terhitung sejak 25 Juni hingga 8 Juli 2020. Selama “diistirahatkan”, pelayanan kesehatan di dua Puskesmas tersebut dialihkan ke Puskesmas terdekat.
Meski begitu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep mengimbau kepada masyarakat supaya tetap tenang namun selalu waspada.
“Dengan terkonfirmasinya dokter dan beberapa tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumenep, kami mengimbau kepada masyarakat untuk ikut mendukung upaya Satuan Tugas dalam memutus rantai penularan Covid-19 dengan tetap tenang dan selalu waspada,” ujar Ferdiansyah Tetrajaya.
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep itu juga mengimbau supaya masyarakat tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan.
“Yaitu dengan menjaga jarak, hindari kerumunan, selalu memakai masker, sering mencuci tangan dengan memakai sabun terutama setelah beraktifitas di luar rumah, dan yang paling penting adalah tetap tinggal di rumah,” tegasnya. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)