SUMENEP, koranmadura.com – Bupati A. Busyro Karim menemui langsung mahasiswa lintas kampus yang melakukan audiensi dengan Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin, 8 Juni 2020.
Menurut orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu, dalam kesempatan tersebut pihaknya telah menjelaskan beberapa hal yang menjadi pertanyaan mahasiswa. Termasuk soal anggaran yang disediakan untuk penanganan pandemi Covid-19.
Dia menjelaskan, anggaran sebesar Rp 95 miliar itu hanya persediaan dalam penanganan pandemi Covid-19. Karenanya tidak semuanya langsung digunakan. Dalam prosesnya pun menyesuaikan dengan kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Kami menjelaskan beberapa hal. Ini tampaknya mahasiswa melihat berbagai masalah menurut pengamatan mahasiswa. Kami jawab. Meski tidak memuaskan seratus persen, setidaknya mereka ada gambaran bagaimana kami bekerja,” ujarnya.
“Sebagai contoh Pak Sekda pernah bicara bahwa 12 miliar sudah cair untuk Covid-19. Tapi pada saat yang lain Pak Sekda bilang ini baru sekitar Rp 2 miliar. Kenapa bisa ada pernyataan seperti itu, kami jelaskan bahwa, 12 miliar itu cair dari Kasda ke OPD terkait. Ketika di OPD, belum semuanya dilaksanakan. Karena masih menunggu barangnya dan sebagainya. Itu sebagai bagian dadi klarifikasi biar semuanya tahu,” tambah Bupati, menjelaskan.
Sekadar diketahui, mahasiswa yang terlibat dalam audiensi tersebut ialah presiden dan wakil presiden mahasiswa lintas kampus. Baik perguruan tinggi di lingkungan Sumenep sendiri atau di luar daerah.
“Sebenarnya kegiatan kali ini (audiensi dengan Pemkab) berangkat dari kepedulian kami sebagai mahasiswa kaitannya dengan penanangan Covid-19,” ujar koordinator mahasiswa, Hendra Prayogi.
Beberapa hal yang disampaikan dan jadi pembahasan dalam audiensi tersebut, di antaranya, berkaitan dengan anggaran dan kebijakan Pemkab dalam menangani pandemi Covid-19.
“Terkait penyediaan anggaran Rp 95 miliar kami minta pengawasan dan realisasinya betul-betul dimaksimalkan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Sumenep,” ujarnya. (FATHOL ALIF/DIK)