PAMEKASAN, koranmadura.com – Kepala Bidang Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Anang Suheko menyebut, mayoritas Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) belum sehat.
“Total ada 119 BUMDesa yang terbantuk, 109 tak sehat. Artinya hanya ada lima yang masuk kategori maju atau memenuhi standar dari pemerintah pusat,” kata Anang Suheko, Selasa, 28 Juli 2020.
Menurutnya, penilain maju tidaknya BUMDesa berdasarakan indikator yang ditentukan kementerian, yaitu kelembagaan, dampak sosial ekonomi kepada masyarakat, inventaris BUMDesa, permodalan, administrasi, dan lain-lain.
“Yang menilai maju tidaknya atau sehat tidaknya BUMDesa dari kementerian,” ungkapnya.
Anang Suheko sendiri optimis BUMDesa yang terbentuk di Pamekasan akan terus berkembang. Apa lagi pemerintah saat ini tengah merancang program desa tematik dengan target satu desa satu produk.
“Pogram desa tematik ini sangat mendorong terhadap perkembangan BUMDesa, tentu nanti kami akan memberikan pendampingan,” teranganya. (RIDWAN/ROS/VEM)