SUMENEP, koranmadura.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menyatakan 28 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020 reaktif hasil rapid test.
Hal itu disampaikan oleh Komisioner KPU Sumenep Rafiqi Tanziel. Menurutnya, berdasarkan data yang masuk ke KPU hingga hari ini jumlah PPDP yang reaktif hasil tes cepat mencapai 28 orang dari sebelumnya 26 orang.
“Data yang sudah masuk itu ada 28 petugas PPDP yang dinyatakan reaktif atas hasil tes cepat atau rapid test,” katanya saat dikonfirmasi media, Senin, 20 Juli 2020.
28 PPDP yang dinyatakan reaktif kata dia berasal dari kecamatan daratan. Sebab, hasil rapid test wilayah kecamatan di kepulauan belum diketahui karena masih berlangsung.
“Ada 28 petugas, untuk kepulauan masih belum. Jadi hari ini masih berlangsung di Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong,” tuturnya.
Kendala keterlambatan proses tes cepat untuk kepulauan karena alat rapid terlambat. “Kepulauan sedang berlangsung tes cepat hari ini. Mudah-mudahan amanlah. Sehingga bisa menjalankan tugasnya. Karena coklit sedang berlangsung,” harapnya.
Bagi yang dinyatakan reaktif, PPDP langsung dilakukan pergantian meski sudah dilantik.
“Sudah kami sampaikan kepada PPS (panitia pemungutan suara) untuk dilakukan pergantian. KPU kemudian menerbitkan SK pemberhentian dilanjutkan SK pengangkatan PPDP yang baru,” jelasnya.
Untuk menjaga keamanan para panitia, KPU telah menyiapkan alat pelindung diri (APD) bagi panitia PPDP seperti hand sanitizer, masker, face shield hingga topi bertuliskan PPDP sebagai pelindung dan pengenal panitia petugas pemutakhiran data.
“Saya berharap data hasil rapid test petugas PPDP yang masih belum masuk itu nanti hasil rapidnya non reaktif semua,” ujarnya.
Kabupaten Sumenep terdapat 334 desa / kelurahan yang menyebar di 27 kecamatan daratan maupun kepulauan. Jumlah pulau keseluruhan mencapai 126 pulau baik berpenghuni maupun tidak berpenghuni. Sementara pelaksanan Pilbup dijadwalkan pada 9 Desember 2020. Saat ini PPDP mulai melakukan pencocokan data pemilih dengan cara mendatangi rumah-rumah warga. (JUNAIDI/SOE/DIK)