SUMENEP, koranmadura.com – Hingga akhir tahun 2020 sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Sumenep, Madura, Jawa Timur bakal dijabat pelaksana tugas (Plt). Itu disebabkan karena banyak kepala dinas yang memasuki masa pensiun.
Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep menyebutkan, saat ini terdapat dua OPD yang sudah dijabat Plt, yakni Dinas Pemberdayaan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (DP2A-KB) Moh. Mulki, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Koesman Hadi, dan Dua Asisten di Lingkungan Setkab Sumenep.
Kemudian, ada juga pejabat yang bakal masuk masa pensiun di tahun ini, di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Bambang Heriyanto, Kepala Dinas Perikanan Arif Rusdi, dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Carto.
“Tahun ini memang terbilang cukup banyak pimpinan OPD yang pensiun hingga bulan Desember mendatang,” katanya Mohammad Suharjono, Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Sumenep saat dikonfirmasi media, Selasa, 28 Juli 2020.
Dua OPD yang kepala dinasnya memasuki masa pensiun kata dia, saat ini digantikan oleh sekretaris sebagai Plt. Misalnya DP2A-KB, dijabat Plt oleh sekretaris, demikian pula DLH, sekdisnya sekaligus menjabat Plt Kepala.
“Untuk mengisi kekosongan itu, untuk sementara waktu Plt yang berperan menggantikan tugas pimpinan OPD yang pensiun,” jelasnya.
Sementara untuk mengisi kekosongan tersebut harus melalui seleksi terbuka. Namun, kata Suharjono pada dasarnya enam bulan sebelum pilkada atau jabatan berakhir tidak boleh melakukan lelang jabatan. Bisa dilakukan kata dia apabila mendapatkan izin dari Kemendagri. “Masih bisa lelang jabatan, jika mendapatkan izin Kemendagri. Tunggu saja,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya tidak berspekulasi terkait lelang ini. Yang jelas, pihaknya menginginkan pimpinan OPD yang kosong itu bisa segera terisi definitif.
“Tapi, semua tergantung kepada Kemendagri. Kami ingin proses legal dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkap Suharjono. (JUNAIDI/SOE/DIK)